Katalog Buku Nanggroe Aceh Darussalam

Menampilkan 97 - 112 dari 225

SUWA JURNAL LAPORAN HASIL PENELITIAN KESEJARAHAN DAN NILAI TRADISIONAL No. 2

SUWA JURNALHASIL PENELITIAN KESEJARAHAN DAN NILAI TRADISIONAL No. 2

NADITIRA WIDYA BULLETIN ARKEOLOGI VOL. 6. NO. 1 APRIL 2012

NADITIRA WIDYA BULLETIN ARKEOLOGI VOL. 6. NO. 1 APRIL 2012

SUWA JURNAL SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL NOMOR 14, APRIL 2012

SUWA JURNAL SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL NOMOR 14, APRIL 2012

SUWA JURNAL SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL NOMOR 15, OKTOBER 2012

SUWA JURNAL SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL NOMOR 15, OKTOBER 2012

BULETIN HABA NO. 65 TH. XII EDISI OKTOBER-DESEMBER 2012

BULETIN HABA NO. 65 TH. XII EDISI OKTOBER-DESEMBER 2012

SI MATA BIRU (JEJAK KEBERADAAN PORTUGIS DI LAMNO ACEH JAYA)

Salah satu komunitas yang ada di Aceh adalah komunitas keturunan Eropa (Portugis). Komunitas ini telah lama tinggal di kawasan Lamno. Orang-orang Eropa (Portugis) yang meninggalkan tanah airnya dengan tujuan berdagang dan maksud lain telah membawa mereka ke Aceh.

ALBUM NISAN SAMUDERA PASAI

ALBUM NISAN SAMUDERA PASAI

MENGUAK PASAR TRADISIONAL INDONESIA

MENGUAK PASAR TRADISIONAL INDONESIA

TEUNGKU PUTIK DARI PERJUANGAN HINGGA PENGASINGAN (1849-1933)

Teungku Putik sebagai ulama dan tokoh masyarakat yang kharismatik ternyata mampu menggerakkan masyarakat muslimin di lingkungannya untuk berjuang menentang segala bentuk penjajahan Belanda dan mendukung pembangunan masyarakat baik yang bersifat fisik maupun moral spiritual.

KOPI DAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT GAYO

KOPI DAN KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT GAYO

TRADISI BERPANTUN DALAM MASYARAKAT TAMIANG

TRADISI BERPANTUN DALAM MASYARAKAT TAMIANG

PERANAN MEDIA MASSA PADA MASA PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN RI DI ACEH 1945-1949

Ditinjau dari kapasitas peranan dan tanggung jawab media massa dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, media massa di Aceh begitu layak mendapat tempat dalam peta sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

BINES TRADISI BERKESENIAN MASYARAKAT DATARAN TINGGI GAYO

Tradisi berkesenian di Gayo Lues lebih dari sekedar hiburan. Bines berkembang sebagai salah satu ciri karakteristik perempuan Gayo Lues. Adapun fungsi Bines bagi masyarakat Gayo Lues antara lain sebagai sarana komunikasi, hiburan, publikasi dan mediasi.

RABBANI WAHID BENTUK SENI ISLAM DI ACEH

Tari Rabbani Wahid merupakan seni tari yang penamaannya baru dimulai sejak tahun 1988 oleh T.M. Daud Gade di Desa Sangso Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, Aceh.

AKULTURASI BUDAYA ACEH PADA MASYARAKAT JAWA DI KOTA LANGSA

Kota Langsa merupakan salah satu wilayah di Aceh yang bersifat multikultur yang didiami beberapa etnis, baik penduduk asli maupun pendatang. Salah satu etnis pendatang yang tinggal di kota ini adalah etnis Jawa.

NELAYAN DEPIK DI DATARAN TINGGI GAYO

Bagi masyarakat Gayo ikan depik adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupannya. Sebagai ikan khas, depik hanya dapat ditemui di Danau Laut Tawar sehingga ketika ada orang Gayo yang merantau ke luar daerah ia akan selalu merindukan masakan dari ikan depik.