Katalog Buku Nanggroe Aceh Darussalam

Menampilkan 81 - 96 dari 235

PENGUNGKAPAN DAN PENGKAJIAN LATAR BELAKANG ISI MANUSKRIP TAMBEH TUJOH 

Tambeh Tujoh merupakan karya sastra zaman dahulu yang berisikan ajaran-ajaran agama, pendidikan, etika (moral), kesehatan dan kedokteran.

BIOGRAFI TEUKU CHIEK PEUSANGAN

Bangsa Indonesia lahir dari perjuangan para pemimpin bangsa yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Benih-benih kesadaran kebangsaan itu sudah mulai tampak dari gagasan cemerlang para pemimpin yang mencerminkan cita-cita luhur bangsa Indonesia.

SERI INFORMASI KEPURBAKALAAN ARABESK NOMOR  2 EDISI X JULI – DESEMBER 2010

Seri Informasi Kepurbakalaan Nomor 2 Edisi X Juli – Desember  2010, berisi  judul-judul tentang  :

   1. Islam dan Multukulturalisme di Aceh oleh Dra. Dahlia

   2. Manik-manik Batu dari Kampung Pande oleh Dedy Satria, S.S

SERI INFORMASI KEPURBAKALAAN ARABESK NOMOR  2 EDISI IX JULI - DESEMBER 2009

Seri Informasi Kepurbakalaan Edisi IX Januari – Juni 2009 berisi  judul-judul yaitu  :

1.   Pemugaran Benda Cagar Budaya oleh Ismiyono

2.   Pemugaran Candi Perwara F Kompleks Candi Sipamutung oleh Untung Butarbutar

SERI INFORMASI KEPURBAKALAAN ARABESK NOMOR  1 EDISI XII  JANUARI-JUNI 2012

Seri Informasi Kepurbakalaan Nomor  1 Edisi  XII  Januari-Juni 2012, tidak hanya membahas tentang kepurbakalaan tetapi juga sejarah di Propinsi Aceh dan Sumatera Utara yang beraneka ragam. Judul-judulnya yaitu  :

1. Sutera di Sumatera dalam Kurun Niaga oleh Dyah Hidayati, S.S

SERI INFORMASI KEPURBAKALAAN ARABESK NOMOR  1 EDISI XI JANUARI – JUNI 2011

Seri Informasi Kepurbakalaan Nomor  1 Edisi  XI  Januari – Juni 2011, tidak hanya membahas tentang kepurbakalaan tetapi juga sejarah di Propinsi Aceh dan Sumatera Utara. Judul-judulnya yaitu  :

SERI INFORMASI KEPURBAKALAAN ARABESK NOMOR  1 EDISI  X JANUARI - JUNI 2010

Seri Informasi Kepurbakalaan Arabesk Nomor 1 Edisi X Januari -  Juni 2010, judul-judul yaitu  :

1.   Sumberdaya Arkeologis di Simalungun dan Sekitarnya, Peluang Pemanfaatannya bagi Pengembangan Pariwisata Budaya oleh Nenggih Susilowati

SERI INFORMASI KEPURBAKALAAN ARABESK NOMOR  1 EDISI IX JANUARI – JUNI 2009

Seri Informasi Kepurbakalaan Edisi IX Januari – Juni 2009 berisi  judul-judul yaitu  :

  1. Perencanaan Kerja Pemugaran Benda Cagar Budaya oleh Ismiyono

  2. Perbandingan Konstruksi Bangunan Kayu masa Hindu – Buddha di Indonesia dan Arsitektur  Bangunan

SERI INFORMASI KEPURBAKALAAN ARABESK NOMOR  2 EDISI XI JULI – DESEMBER  2011

Seri Informasi Kepurbakalaan Nomor  2 Edisi  XI  Juli – Desember  2011, tidak hanya membahas tentang kepurbakalaan tetapi juga sejarah di Propinsi Aceh dan Sumatera Utara yang beraneka ragam.

Judul-judulnya yaitu  :

SERI INFORMASI KEPURBAKALAAN EDISI KE – 3 JULI 2003

Seri Informasi Kepurbakalaan Edisi ke-3 Juli 2003 berisi  judul-judul penelitian yaitu :

1. Sekilas Mengenai Candi Bata dan Pelestariannya (Studi Kasus Terhadap Candi-Candi di Kawasan Padang Lawas) oleh Dyah Hidayati

AL-MANAK HIJRIAH DI ACEH

Al-manak Hijriah merupakan bagian dari catatan peristiwa sejarah uroe buleuen di Aceh. Catatan peristiwa sejarah yang diikuti dengan perayaan-perayaan yang sangat berkaitan dengan budaya dan adat atau reusam masyarakat Aceh yang sudah terpatri dalam ivent sejarah dan budaya.

ACEH “PUNGOE” KARAKTER DI BALIK ISTILAH PROVOKATIF

Membahas hal-hal yang “Pungoe” dalam arti “gila” menakjubkannya dalam sejarah dan budaya masyarakat di Aceh termasuk hal yang tidak terselesaikan dalam waktu singkat. Kekayaan budaya Aceh mencerminkan karakter khasnya dalam setiap nadi kehidupan mereka.

TRADISI REUHAB DALAM ADAT KEMATIAN DESA ALUE THO KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA

TRADISI REUHAB DALAM ADAT KEMATIAN DESA ALEU THO KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA

LEUSER DALAM KONSEPSI MASYARAKAT GAYO LUES

LEUSER DALAM KONSEPSI MASYARAKAT GAYO LUES

TRUMON SEBAGAI KERAJAAN BERDAULAT DAN PERLAWANAN TERHADAP KOLONIAL BELANDA DI BARAT-SELATAN ACEH

Para pemimpin perjuangan di sepanjang Selatan Aceh memiliki strategi perjuangan yang lebih dengan bentuk gerilya.

SEUDATI DI ACEH

Para pemimpin Seudati sepakat bahwa pada awalnya Seudati muncul di Kab. Pidie pada masa sebelum masuknya ISlam ke Aceh, kemudian melalui pertunjukan yang berpindah Seudati kemudian mulai dikenal luas.