Katalog Buku Jawa Tengah

Menampilkan 113 - 128 dari 210

OERIP SOEMOHARDJO

Oerip Soemohardjo lahir pada tanggal 22 Februari 1893. Benih-benih untuk menjadi tentara sudah tertanam ketika Oerip masih di Purworejo.

KOTA DEMAK SEBAGAI BANDAR DAGANG DI JALUR SUTRA

Demak mulai dikenal pada akhir abad ke-15 sebagai kerajaan bercorak Islam yang pertama di Indonesia. Letaknya tidak jauh dari pantai (sekitar lima abad lalu) menyebabkan Demak banyak dikunjungi oleh para pedagang dan penyiar agama Islam, mungkin sudah sejak abad ke-14.

PROF DR SARWONO PRAWIROHARDJO

Prof. Dr. Sarwono tetap memimpin dan berkecimpung dalam dunia keilmuan semenjak menyelesaikan pelajarannya di STOVIA tahun 1929 sampai pensiun tahun 1973, bahkan sampai ia meninggal tahun 1983. Pengabdian Sarwono dimulai sejak masih menjadi pelajar dan mahasiswa kedokteran.

USMAN BIN HAJI MUHAMAD ALI ALIAS JANATIN

Usman alias Janatin adalah seorang pemuda yang berasal dari daerah Banyumas, tepatnya Kabupaten Purbalingga.

JENDERAL ANUMERTA BASUKI RACHMAT

Basuki Rachmat lahir di Senori Kabupaten Tuban, tanggal 14 November 1921. Setelah studinya selesai, Basuki Rachmat masuk PETA. Untuk mempertahankan kemerdekaan, Basuki Rachmat bergabung kedalam BKR yang kemudian namanya diubah menjadi TKR, TRI sampai berubah menjadi TNI.

DR. R. KODIYAT HASIL KARYA DAN PENGABDIANNYA

Dr. R. Kodiyat adalah seorang cendikiawan yang berhati jujur, disiplin, tekun dan penuh kasih sayang kepada bangsanya yang sedang menderita. Dengan kecerdasannya ia tidak begitu saja menerima sesuatu yang dikatakan kepadanya tanpa pertimbangan.

MENAK CINA 5

MENAK CINA 5

MANIKMAYA I

MANIKMAYA I

MANIKMAYA II

MANIKMAYA II

MANIKMAYA III

MANIKMAYA III

ARTI MAKNA TOKOH PEWAYANGAN RAMAYANA DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN WATAK (SERI I)

ARTI MAKNA TOKOH PEWAYANGAN RAMAYANA DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN WATAK (SERI I)

ARTI MAKNA TOKOH PEWAYANGAN RAMAYANA DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN WATAK (SERI III)

Bagi masyarakat pendukung wayang, pertunjukkan wayang diangap mengandung konsepsi yang dapat digunakan sebagai pedoman dan perilaku atau perbuatan.

ARTI MAKNA TOKOH PEWAYANGAN MAHABHARATA DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN WATAK (SERI III)

ARTI MAKNA TOKOH PEWAYANGAN MAHABHARATA DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN WATAK (SERI III)

ARTI DAN MAKNA TOKOH PEWAYANGAN MAHABARATA DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN WATAK (SERI I)

ARTI DAN MAKNA TOKOH PEWAYANGAN MAHABARATA DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN WATAK (SERI I)

MEMAYU HAYUNING BAWONO UNGKAPAN NILAI BUDAYA SPIRITUAL JAWA TENGAH

MEMAYU HAYUNING BAWONO UNGKAPAN NILAI BUDAYA SPIRITUAL JAWA TENGAH