Katalog Buku Kalimantan Barat

Menampilkan 113 - 128 dari 640

PONTIANAK MASA KOLONIAL

Perjalanan sejarah Pontianak merupakan pola hubungan yang kompleks, diawali dari perjalanan Syarif Abdurrahman Alqadrie sebagai peletak dasar berdirinya Kerajaan Pontianak.

SEJARAH SANGGAU "HET RIJK SANGGAU"

SEJARAH SANGGAU “HET RIJK SANGGAU”

SANGGAU BEGESAH (KUMPULAN SERITA RAKYAT SANGGAU)

SANGGAU BEGESAH (KUMPULAN CERITA RAKYAT SANGGAU)

HUKUM ADAT DAN BUDAYA DAYAK DESA SEMALA'K (DESA SEMALA'K DALAM BUDAYA)

HUKUM ADAT DAN BUDAYA DAYAK DESA SEMALA’K(DESA SEMALA’K DALAM BUDAYA)

CERITA RAKYAT DAYAK JALAI GEMALAQ KEMISIQ

CERITA RAKYAT DAYAK JALAI GEMALAQ KEMISIQ

PERANAN ABDUL KADIR RADEN TUMENGGUNG SETIA PAHLAWAN SEBAGAI PIMPINAN LASKAR PERLAWANAN KAWASAN MELAW

PERANAN ABDUL KADIR RADEN TUMENGGUNG SETIA PAHLAWAN SEBAGAI PIMPINAN LASKAR PERLAWANAN KAWASAN MELAWI PADA MASA KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BELANDA TAHUN 1845-1875 DI MELAWI

SEJARAH SOSIAL MELAWI (SUATU TINJAUAN SOSIAL DAN EKONOMI)

Masuknya pengaruh Islam ternyata diterima baik oleh masyarakat Melawi yang sebagian besar penduduk aslinya adalah Dayak. Terjadinya proses islamisasi dikalangan masyarakat pada umunya karena perkawinan.

SISTEM PEMERINTAHAN KOTA PONTIANAK 1771 - 1945

Kota Pontianak sebagai Ibukota Propinsi Kalimantan Barat sudah dikenal sejak masa pemerintahan Kerajaan.

BEBANTATN SINKRETISASI NILAI-NILAI TRADISI DENGAN AGAMA PADA KOMUNITAS DAYAK MAHAP SEKADAU

Bebantatn merupakan bagian tak terpisahkan dari orang Mahap. Bebantatn merupakan sebuah wujud rasa syukur kepada penguasa alam semesta atas segala berkat yang diberikan penguasa alam kepada manusia.

PARADJE SEBAGAI BUDAYA DAN RITUAL MELAYU SANGGAU

Paradje sudah sejak lama dilakukan oleh para leluhur kaum melayu di Sanggau, khususnya dalam lingkup Kecamatan Kapuas, Mukok, Jangkang, Bonti, Kembayan, Beduai dan Sekayam. Diperkirakan bahwa paradje’ inisudah ada dalam masyarakat Melayu Sanggau sekitar tahun 1800 masehi.

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT NOMOR 3 TAHUN 2012

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT NOMOR 3 TAHUN 2012

NELAYAN YANG BERTAHAN PENGETAHUAN MASYARAKAT NELAYAN DI KECAMATAN SELIMBAU (KAPUAS HULU) DALAM PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM

Masyarakat nelayan di Kecamatan Selimbau mengenal adanya organisasi rukun nelayan, yakni organisasi yang terdiri dari para nelayan yang bekerja menangkap ikan di suatu wilayah tertentu. Setiap rukun nelayan memiliki wilayah kerja yang dikuasai secara bersama-sama.

SINGKAWANG HERITAGE SEBUAH KAJIAN ARKEOLOGI BENDA-BENDA CAGAR BUDAYA

SINGKAWANG HERITAGE SEBUAH KAJIAN ARKEOLOGI BENDA-BENDA CAGAR BUDAYA

MONTRADO PUSAT PERTAMBANGAN EMAS DI BORNEO BARAT PADA ABAD KE-19

Montrado berkembang menjadi salah satu pusat kongsi besar di wilayah Kerajaan Sambas pada akhir abad ke-19 sampai pertengahan abad ke-19.

NUKILAN SEJARAH KALIMANTAN BARAT

NUKILAN SEJARAH KALIMANTAN BARAT

 

PELAYANAN KESEHATAN DI SINGKAWANG DAN PONTIANAK PADA AWAL ABAD KE-20

Dinamika politik kolonial di Hindia Belanda secara tidak langsung berpengaruh pada pelayanan kesehatan di wilayah ini. Bidang kesehatan di wilayah Buitenewesten mendapatkan perhatian yang lebih sedikit daripada daerah Jawa dan sekitarnya.