Katalog Buku Kalimantan Barat

Menampilkan 97 - 112 dari 640

ALE ALE SUMBER REZEKI

Buku Sarana Belajar Kerjakan Sendiri berjudul Ale Ale Sumber Rezeki merupakan salah satu hasil Latihan Pembuatan Sarana Belajar Kerjakan Sendiri yang diselenggarakan dari tanggal 22 s/d 28 April 1988 di Pontianak.

PEKONG KAKI ANTOLOGI CERITA RAKYAT SUI. RAYA KEPULAUAN

Kekayaan akan ragam rupa dan bineka budaya seperti tercurah pada negeri maritim yang bernama Indonesia. Satu pulau besar yang ada di tengahnya bernama Kalimantan, menampung sebagian kebinekaan itu.

KEHANGATAN SEKOLAH ANTOLOGI PUISI SISWA SMP TAHUN 2016

Buku antologi puisi ini merupakan proses yang dijalani oleh Balai Bahasa Kalimantan Barat sebagai upaya mempersembahkan karya literasi kepada masyarakat Kalimantan Barat sekaligus kepada masyarakat Indonesia.

PERKEMBANGAN ISLAM DI KESULTANAN SAMBAS KAJIAN ATAS LEMBAGA KEISLAMAN PADA MASA PEMERINTAHAN SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN II TAHUN 1866-1922 M

Masa pemerintahan Sultan Muhammad Syafiuddin II (1866-1922 M) dalam kenangan masyarakat sambas merupakan masa keemasan Kesultanan sambas, ditandai dengan berkembangnya berbagai aktivitas keislaman mulai dari pendidikan dan pembinaan keagamaan masyarakat serta pelembagaan hukum

MENDU TEATER RAKYAT DAERAH KALIMANTAN BARAT

Mendu ada di Kalimantan Barat konon menurut kisahnya kira-kira tahun 1871 ada tiga orang putera dari Kota Mempawah yang pada saat itu masih merupakan sebuah kerajaan pergi merantau ke Kalimantan Utara yaitu menuju kerajaan Brunai, karena antara raja di Brunai ada hubungan kelua

SUMINI PERAN AKAR RUMPUT DALAM MASA REVOLUSI TAHUN 1943-1952

Sumini adalah seorang wanita yang lahir dari keluarga Jawa yang sederhana dan dari golongan masyarakat biasa. Perjuangan Sumini diawali dengan masuknya ia dalam sebuah organisasi yang didirikan oleh penjajah Jepang.

MENGENAL PERMAINAN GASING KALIMANTAN BARAT

Tempo dahulu permainan gasing merupakan salah satu alat pemersatu yakni untuk menjalin persahabatan dan silaturahmi antar penduduk di suatu kampung dengan kampung lainnya.

PESAN PELESTARIAN LINGKUNGAN DALAM KEARIFAN LOKAL TRADISI BUANG BUANG PADA MASYARAKAT MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT

Upacara adat yang berkaitan dengan buang – buang tidak bisa terlepas dari tradisi yang hidup dan berkembang di masyarakat wilayah Mempawah, Sui Kakap, Telok Pakedai, Kubu Raya, Peniti dan daerah yang berdomisili keturunan Bugis.

ASPEK BUDAYA PADA TEKNOLOGI PEMBUATAN DAN PEMASARAN KERUPUK BASAH DI KABUPATEN KAPUAS HULU (SEBUAH TINJAUAN FOLKLOR)

Istilah Temet yang kurang begitu dikenal berubah menjadi “Kerupuk Basah” yang sampai saat ini dikenal masyarakat luas khususnya di Kapuas Hulu.

SETETES AIR DIPADANG PASIR SEJARAH PERJUANGAN LASKAR B.P.I.K.B AFDELING SINGKAWANG TAHUN 1945 - 1949 

Buku Setetes Air Dipadang Pasir ini dibuat untuk mengisi lembaran sejarah Indonesia merdeka, sewaktu berkobarnya pergolakan antara yang mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamirkan tanggal 17 Agustus 1945 disatu pihak, dan ingin menjajah kembali Persada Indonesia Merdeka dilain pihak.

NYOPUH TRADISI LISAN PENGAMBILAN MADU PADA MASYARAKAT DAYAK BEDAYUH KECAMATAN JAGOIBABANG KABUPATEN BENGKAYANG

Masyarakat dayak Bedayuh memiliki satu tradisi pengambilan madu yang disebut dengan tradisi nyopuh. Adapun keberadaan tradisi nyopuh di tengah masyarakat dayak Bedayuh pada masa dulu dan masa sekarang sangat berbeda.

PANGSUMA SEJARAH PERANG MJANG DESA

PANGSUMA SEJARAH PERANG MAJANG DESA

TANAMAN NIAGA DI BORNEO BARAT PADA AWAL ABAD KE-20 (STUDI TENTANG KARET DAN KELAPA)

Iklim pulau Borneo sangat baik untuk beberapa tanaman keras, salah satunya karet dan kelapa.

PERS DAN PEMIKIRAN INTELEKTUAL DI BORNEO BARAT MASA KOLONIAL

Pers lahir di Borneo Barat pada tahun 1919 dalam kondisi ekonomi kawasan yang cukup mandiri, saat lembaga pendidikan sudah hadir di ibukota-ibukota kerajaan melalui madrasah dan lembaga formal ataupun di pedalaman melalui aktivitas misionaris, dan masuknya ide pergerakan nasion

TANAH SINTANG MASA KOLONIAL TELAAH SEDERHANA TENTANG PERUBAHAN STATUS PEMERINTAHAN DAN WILAYAH KEKUASAAN 

Kedatangan Belanda ke Sintang memulai perubahan di bidang politik dan pemerintahan. Penerapan hukum Belanda telah mengubah status pemerintahan dan wilayah kekuasaan yang telah melembaga di Sintang.

MEMBUKA TIRAI KERAJAAN KUBU DAN AMBAWANG

Membuka Tirai Kerajaan Kubu dan Ambawang