LOMBA PENGETAHUAN SEJARAH DAN BUDAYA

LOMBA PENGETAHUAN SEJARAH DAN BUDAYA

TINGKAT SLTP DAN SLTA KOTA PONTIANAK

 

 

Lomba Pengetahuan Sejarah dan Budaya yang diadakan dari tanggal 25 Juli s/d 28 Juli 2011 dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak yang diwakili oleh Kabid Dikmen Bapak Drs. H. Dwi Suryanto, M.Si yang didampingi oleh Kepala Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bapak Drs. Salmon Batuallo. Kegiatan Lomba Pengetahuan Sejarah dan Budaya ini bertujuan :

  1. Menumbuhkan dan meningkatkan keinginan dan kreativitas siswa SLTA terhadap pelajaran sejarah dan budaya sehingga menimbulkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya
  2. Mendorong anak didik untuk dapat meningkatkan pemahaman terhadap sejarah bangsanya sehingga menimbulkan kecintaan terhadap sejarah dan budayanya.
  3. Mengenalkan pengetahuan sejarah dan budaya, terutama sejarah dan budaya daerahnya sehingga peserta didik mengenal dan mengetahui akan sejarah dan budayanya.
  4. Menanamkan pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah sehingga memiliki kesadaran sejarah dan kecerdasan dalam mengatasi permasalahan kehidupan sosial.

Lomba Pengetahuan Sejarah dan Budayabertema : Jadikan Sejarah dan Budaya Sebagai Wujud Identitas Generasi Muda diikuti oleh 16 peserta dari tingkat SLTP Kota Pontianak dan 18 peserta dari tingkat SLTA Kota Pontianak yang masing-masing diwakili oleh 3 orang, untuk ikut dalam tes tertulis yang akan menyaring menjadi 6 besar dalam babak final.

Pemenang Lomba Pengetahuan Sejarah dan Budaya dalam babak Final tingkat SLTP adalah  Juara I SMP Negeri 1, Juara IISMP Negeri 3, Juara III SMP Al-Azhar, Juara IV SMP Negeri 21, Juara V SMP Muhammadiyah 1 dan Juara VI SMP Negeri 10. Sedangkan pemenang babak final untuk tingkat SLTA yaitu Juara I SMA Gembala Baik, Juara II SMA Negeri 1, Juara III SMK Immanuel, Juara IV SMA Negeri 8, Juara V SMA Bina Mulia dan Juara VI Madrasah Aliyah Negeri 2.

Kegiatan lomba Pengetahuan Sejarah dan Budaya di tutup oleh Kepala BPSNT Pontianakyang mengatakan bahwa kita semua jangan sampai melupakan Sejarah dan Budayasertasangat apresiatif terhadap SMK Immanuel yang bisa menjadi Juara III meskipun di sekolah mereka tidak ada pelajaran sejarah. Kepala BPSNT juga mengatakan bahwa tidak dituntut siapa yang menjadi juara tapi yang lebih utama adalah keikutsertaannya dalam mengikuti lomba dengan mau mempelajari sejarah dan budaya serta tidak ada kata bosan dalam mempelajari sejarah dan budaya. Kegiatan lomba Sejarah dan Budaya tidak bisa berlangsung dengan baik tanpa adanya dukungan dari adik-adik semua. Sekali lagi selamat kepada semua peserta, bagi yang menang jangan cepat berbangga hati serta bagi yang kalah jangan ada kata menyerah untuk terus belajar tentang sejarah dan budaya baik yang nasional maupun yang lokal. Semoga kita bertemu lagi dalam lomba Pengetahuan Sejarah dan Budayaberikutnya.