BIMBINGAN TEKNIS PEMETAAN KOMUNITAS ADAT

BIMBINGAN TEKNIS PEMETAAN KOMUNITAS ADAT

Bimbingan Teknis Pemetaan Komuniatas Adat ini diselenggarakan oleh Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Direktorat Jenderal Nilai Budaya, Seni dan Film, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata yang bekerjasama dengan panitia dari Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung (BPSNT Bandung). Kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari, dari tangal 16-18 November 2011 bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa, Jl. Raya Jatinangor Km. 20 Sumedang, Jawa Barat. Pesertanya berjumlah 40 0rang yang berasal dari: utusan BPSNT se-Indonesia, staf Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Bangka Belitung. Adapun utusan dari BPSNT Pontianak adalah Neni Puji Nur Rahmawati, S.Si dan Moch. Andri WP, S.Sos.

Narasumber pada kegiatan ini adalah:

1.    Drs. Gendro Nurhadi, M.Pd, menyampaikan materi dengan judul: “Arti Penting Pemetaan Komunitas Adat Dalam Rangka Penyusunan Kebijakan Pemberdayaan Komunitas Adat di Masa Mendatang”.

2.    Dr. Ade Makmur. K, M.Phil, menyampaikan materi dengan judul: “Komunitas Adat Dalam Lintasan Zaman: Eksistensi dan Bentuk Pemberdayaan”.

3.    Dr. Abdul Latief Bustami, menyampaikan materi dengan judul: “Teknis Inventarisasi Kepercayaan Komunitas Adat”.

4.    Drs. Toto Sucipto, menyampaikan materi dengan judul: “Komunitas Adat di Jawa Barat: Eksistensi dan Strategi Adaptasi”.

Kegiatan pada hari pertama adalah pemberian materi kepada peserta olehnarasumber yang dimulai pada pukul 13.00 hingga pukul 21.00. Pada hari kedua diadakan kunjungan ke komunitas adat di Kampung Naga yang sekaligus mempraktekkan materi-materi yang telah diberikan oleh narasumber. Sebelumnya telah dibentuk beberapa kelompok yang mempunyai tugas untuk menyusun tulisan dengan tema tertentu yang telah ditetapkan oleh panitia.Perjalanan menuju ke Kampung Naga ini memakan waktu kurang lebih 3 jam dari lokasi Hotel Puri Khatulistiwa. Sesampainya di Kampung Naga masing-masing kelompok diberi tugas untuk mengumpulkan data lapangan yangdidampingi oleh pemandu dari Kampung Naga. Selain mengumpulkan data, peserta juga dihibur dengan pergelaran kesenian “Terbang Sejak”. Setelah selesai acara pengumpulan data di lapangan, perjalanan dilanjutkan mengunjungi tempat wisata di Kabupaten Garut, diantaranya ke sentra kerajinan kulit Ciregang, Garut dan ke sentra oleh-oleh di Cipanas Garut.

Sesampainya di Hotel Puri Khatulistiwa Sumedang, setiap kelompok melanjutkan tugasnya untuk menyusun laporan seuai dengan tema yang telah ditentukan. Kemudian pada malam harinya diadakan presentasi dari hasil tulisan masing-masing kelompok yang disampaikan oleh wakil dari masing-masing kelompok yang telah ditunjuk.

Kemudian pada hari ketiga dilakukan penutupan yang ditandai dengan pelepasan tanda peserta yang dipimpin oleh Drs. Mumus Muslim, MM.