UPACARA ADAT DI LINGKUNGAN PETANI TEMBAKAU SRINTHIL TEMANGGUNG

Pengarang: 

THERESIANA ANI LARASATI, CHRISTRIYATI ARIANI, WAHJUDI PANTJA SUNJATA

Penerbit: 

BPNB D.I YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2018

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

UUA-394.1 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-979-8971-91-4

Jumlah Halaman: 
105

Penyelenggaraan slametan dalam proses tembakau berpotensi srinthil di Desa Legoksari dilaksanakan dari mulai masa pembibitan hingga panen. Sebelum petani disana melaksanakan selamatan Nyecel untuk memohon keselamatan dan keberhasilan dalam mengolah lahannya. Selanjutnya diadakan selamatan Among Tebal yang bertempat di area kebun tembakau masing-masing pemangku hajat guna untuk keselamatan dan juga kesuburan tanamannya. Pelaksanaan semua upacara adat atau tradisi yang diselenggarakan ini mempergunakan hitungan atau berpedoman pada Kalender Jawa versi Aboge. Dalam pelaksanaan upacara adat di lingkungan masyarakat petani di Desa Legoksari ada beberapa pantangan yang harus dipatuhi, diantaranya menyangkut hari larangan pelaksanaan upacara adat yaitu saat sangar taun dan dina naas. Adapun tradisi atau selamatan yang diselenggarakan selama musim tembakau diantaranya among tani, nyecel, among tebal dan sebagainya. Masyarakat Desa Legoksari memandang upacara adat yang dilaksanakan selama penanaman hingga panen tembakau berpotensi srinthil merupakan cara mengelola lingkungan dan daya upaya memohon berkat dari Tuhan YME bagi keberhasilan tembakaunya. Dalam hubungannya dengan alam, masyarakat di desa ini dari dulu hingga sekarang mempunyai kebiasaan yang dilestarikan, diantaranya ritual among tebal yang dilakukan sebelum musim tanam tembakau dari wiwit yang dilaksanakan pada saat panen tembakau.