ULAMA-ULAMA BESAR DALAM SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM DI KABUPATEN BANJAR

Pengarang: 

HENDRASWATI, ASNAINI, PEMBAYUN SULISYARINI

Penerbit: 

BPSNT PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2007

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

KSE - 922 (920-929)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
76

Masuknya agama Islam di Kalimantan Selatan umumnya tidak identik dengan berdirinya Kerajaan Banjar di daerah ini, sebab jauh sebelum berdirinya Kerajaan Banjar di Kuin Banjarmasin sudah terdapat pemukiman penduduk yang memeluk agama Islam. Agama Islam mulai berkembang dengan pesat sejak berdirinya Kerajaan Banjar dimana Sultan Suriansyah sebagai raja yang pertama memeluk agama Islam diikuti oleh para pembantu dan pengikutnya. Perkembangan agama Islam di Banjar semakin pesat karena peranan tokoh ulama setempat. Tokoh ulama terbesar di Kerajaan Banjar : Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari sebagai ulama dan ahli hukum Islam, Tokoh-tokoh ulama sufi : Syekh Akhmad Syamsudin Al Banjari, Syekh Muhammad Nafis bin Idris Al Banjari, Syekh Abdul Hamid Abulung, Datuk Sanggul. Adapun pusat-pusat perkembangan agama Islam di banjar lebih banyak dilakukan khususnya di Kabupaten Banjar (sekarang). Kalau dulu lebih berpusat di Kerajaan Banjar. Awal perkembangan agama Islam di Kabupaten Banjar dimulai dari Kampung Dalam Pagar dengan pengajian -pengajian yang dilakukan oleh Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. Pusat perkembangan agama Islam yang lain adalah berdirinya Pondok Pesantren Darussalam pada tahun 1914 M di Pasayangan Martapura, dan juga dibangunnya Masjid Agung Al Karomah di pusat Kota Martapura yang dimulai pembangunannya pada tahun 1863 M.