SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Pengarang: 

DRS. TASHADI

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1985/1986

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

2.3(300-31

ISSN/ISBN: 

978-602-8099-11-0

SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Gotong royong yang berasal dari kata Jawa yakni gotong yang artinya bekerja dan royong yang artinya sama menunjukkan kepada kita suatu kegiatan kerja sama. Didalam masyarakat yang tradisional seperti masyarakat pedesaan, bentuk sumbangan atau sumbang menyumbang itu bermacam-macam ; ada yang berupa bahan makanan dan minuman, ada pula yang berupa uang atau juga dengan tenaga kerja. Jaman dahulu, pada waktu desa masih belum mendapat pengaruh ekonomi kota, sambat sinambat dengan sistem sumbangan itu benar-benar mencerminkan kehidupan masyarakat desa yang penuh solidaritas di antara warga desa dan benar-benar dapat dirasakan betapa pentingnya hubungan yang baik di antara sesama warga desa. Perwujudan partisipasi rakyat di dalam pembangunan nasional ini adalah melalui kegiatan gotong royong yang didalamnya terkandung unsur-unsur dedikasi dan loyalitas masyarakat terhadap program pembangunan itu.