SIKLUS HIDUP PADA MASYARAKAT DAYAK MASA LALU DAN MASA KINI (STUDI TENTANG PERUBAHAN KEBUDAYAAN DI DE

Pengarang: 

DAMARDJATIKUN MARDJANTO, S.Sos

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PTK

Tahun Terbit: 

1998/1999

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L2.1(DAYAK

ISSN/ISBN: 

47

SIKLUS HIDUP PADA MASYARAKAT DAYAK MASA LALU DAN MASA KINI (STUDI TENTANG PERUBAHAN KEBUDAYAAN DI DESA PUSAT DAMAI KECAMATAN PARINDU KABUPATEN SANGGAU)

Dengan melukiskan adat istiadat sepanjang siklus hidup manusia berarti pula melukiskan suatu kebudayan yang ada di suatu masyarakat, dalam hal ini terjadi pula suatu perubahan kebudayaan di Desa Pusat Damai sehingga sudah jarang di jumpai adat istiadat yang ada pada sepanjang hidup manusia. masuknya agama Kristen pada masyarakat menggantikan kepercayaan asli yang sudah lama diyakini oleh masyarakat Dayak di Desa Pusat Damai menyebabkan berubahnya sistem kepercayaan, aturan-aturan keagamaan dan perilaku manusia yang berhubungan dengan adat istiadat secara keseluruhan. Masuknya perkebunan kelapa sawit di satu sisi memberikan penghasilan yang cukup memadai, akan tetapi di sisi lain juga mengakibatkan perubahan pada nilai-nilai budaya yang dianut oleh warga masyarakat. Nilai budaya yang berubah misalnya nilai gotong royong. Pada saat masyarakat masih mengusahakan perladangan, pengari merupakan wujud nyata adanya suatu gotong royongdalam kehidupan mereka. Dengan masuknya perkebunan kelapa sawit, gotong royong yang selama ini ada dalam sistem perladangan hilang diganti oleh nilai-nilai baru yang cenderung lebih individualistis.