SENI JANTURAN ADAPTASI KESENIAN MASYARAKAT BALI – ISLAM TERHADAP KESENIAN MASYARAKAT BALI-HINDU DI KABUPATEN JEMBRANA, BALI

Pengarang: 

IDA BAGUS SUGIANTO, I MADE SETYANANDA, I WAYAN SUCA SUMADI

Penerbit: 

BPNB BALI

Tahun Terbit: 

2018

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

RKE - 790.2 (790-799)

ISSN/ISBN: 

978-602-356-217-6

Jumlah Halaman: 
103

Seni Janturan merupakan suatu maha karya budaya yang sangat luhur dan menunjukkan bahwa keberagaman masyarakat yang ada di Jembrana mampu terakomodasikan dengan baik dan menciptakan suatu varian kesenian yang unik serta mampu memberikan gambaran tentang nilai-nilai kesatuan dan kebersamaan berbalut sikap saling menghargai, saling membantu, dan saling menghormati yang menghasilkan sikap toleransi. Seiring perkembangan zaman, seni Janturan sama halnya dengan kesenian lainnya mengalami juga perjalanan waktu tentang kebertahannya. Seni ini juga melalui kategori-kategori sejarah baik itu tradisional-patrimonal, kapitalis dan teknokratis. Nilai-nilai yang diusahakan dalam kesenian ini tidak pudar oleh perkembangan zaman, namun minat untuk melestarikan kesenian ini sudah pudar. Keterlibatan masyarakat dan kepedulian dari pemerintah sangat diperlukan untuk dapat merekonstruksi seni Janturan untuk kemudian dihidupkan kembali, sehingga kesatuan dan kebersamaan masyarakat yang majemuk di Jembrana dapat senantiasa terjaga di tengah-tengah kembali tumbuhnya sikap-sikap fanatisme yang berlebihan dan semaraknya tindakan-tindakan intoleransi yang dapat mengancam kesatuan.