SALASILA KUTAI

Pengarang: 

RAMLI NAWAWI, SOELOSO, SRI MINTOSIH, ROSYADI

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1992/1993

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Timur
Rak: 

NKU - 091 (090-099)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
157

Naskah Salasila Kutai adalah sebuah naskah karya sastra yang bertendens sejarah yang didalm khasanah kesustraan maupun khasanah sejarah yang disebut dengan historiografi tradisional. Yang sangat penting dikaji dari naskah ini di samping aspek kesejarahannya adalah aspek nilai-nilai budaya yang terkandung didalamnya. Nilai-nilai ini merupakan unsur yang esensi dari naskah Salasila Kutai dan menjadi moral cerita. Isi naskah ini sendiri dijalin dalam rangkaian cerita, kendati tujuan kesejarahan lebih mendominasi penulisan naskah ini. Di dalam alur cerita inilah terkandung moral cerita yang menjadi misi budaya. Nilai-nilai yang terkandung di dalam naskah Salasila Kutai ini adalah nilai kepemimpinan yang tercermin dalam pengangkatan Maharaja Sultan menjadi Kerajaan Kutai yang dapat menunjang pembangunan, baik fisik maupun spiritual. Selain itu, nilai lain yang terdapat di dalam naskah ini yaitu adat istiadat. Didalam naskah ini diuraikan secara panjang lebar berbagai macam adat istiadat yang berlaku pada masyarakat Kutai pada masa itu, seperti adat mengayu, upacara erau, adat melamar, adat perkawinan, adat kelahiran, dan kepercayaan adat masyarakat setempat. Banyak diantara adat istiadat yang hingga kini masih terus dilangsungkan, kecuali adat mengayau. Sejalan dengan perkembangan peradaban masyarakat dan cara berpikirnya, maka tradisi mengayau kini sudah tidak ada lagi.