PENDATAAN SEJARAH KERATON MEMPAWAH DAN PENINGGALAN SEJARAHNYA

Pengarang: 

DRA. LISYAWATI NURCAHYANI

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PTK

Tahun Terbit: 

1993/1994

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L2.2(KRJN)

PENDATAAN SEJARAH KERATON MEMPAWAH DAN PENINGGALAN SEJARAHNYA

Keraton Mempawah yang ada sekarang ini bernama Keraton Amantu billah yang artinya "Percaya kepada Tuhan". Keraton ini didirikan pada tanggal 2 Nopember 1992 oleh Panembahan Muhammad Taufik Akamaddin, yang terletak di Kelurahan Kampung Pulau Pedalaman. Peninggalan sejarah Kerajaan Mempawah yaitu : Bekas Keraton Mempawah; Makam Raja-raja Keraton Mempawah: Makam Opu Daeng Menambon di Sebukit, Makam Raja-raja di Pulau Pedalaman, Makam Panembahan Adiwijaya di Karangan, Makam Tiga Bersaudara, Makam Al Habib Husin; Masjid Jami' Mempawah. Kehidupan sosial dan hubungan antar daerah kebanyakan dilakukan melalui sungai, sehingga perdagangan dan pelayaran berkembang dengan pesat. Begitu juga perdagangan dilakukan dengan negara-negara atau daerah lain di luar Kalimantan Barat. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perkampungan yang terdapat di sekitar kerajaan, biasa dilakukan oleh para pedagang yang jauh tempat tinggalnya dan secara rutin mengadakan hubungan dagang dengan Kerajaan Mempawah.