PATANJALA VOL. 10 NO. 1 MARET 2018

Pengarang: 

SUCIYADI RAMDHANI, RISA NOPIANTI DKK, IIM IMADUDIN, YENI MULYANI SUPRIATIN, RIA INTANI T, IRVAN SETIAWAN, I MADE PURNA, HARY GANJAR BUDIMAN, AGUS HERYANA

Penerbit: 

BPNB JAWA BARAT

Tahun Terbit: 

2018

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

051 (050-059)

ISSN/ISBN: 

2085-9937

Jumlah Halaman: 
151

Fokus kajian pada sejumlah artikel yang diterbitkan Jurnal Patanjala Vol. 10 No. 1 ini mencuatkan keragaman dalam berbagai aspekny. Keragaman merupakan suatu yang given dan inheren dalam masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, upaya penyeragaman dalam keragaman merupakan anakronisme, jika bukannya dianggap menentang kodrat dari kehidupan itu sendiri. Pesan keragaman cukup kuat terekam dalam Sembilan artikel dibawah ini. Ada 9 artikel tersebut, meliputi:
1. Suciyadi Ramdhani menganalisis proses pembentukan nilai multikulturalisme pada masyarakat Haurgeulis Indramayu.

2. Risa Nopianti, Triesya Melinda, Junardi Harahap mengungkap pengelolaan lingkungan warga Dusun Cipondoh Desa Pawenang Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang.

3. Iim Imadudin melakukan eksplanasi terhadap konflik tentara dengan laskar dan jago di wilayah Karawang.

4. Yeni Mulyani Supriatin mengkaji resepsi sastra yang terkait dengan PEristiwa Bubat yang terjadi pada abad ke-14.

5. Ria Intani T mengungkap tradisi mendongeng pada masyarakat Cisaranten Wetan Kecamatan Cinambo Kota Bandung.

6. Irvan Setiawan mengulas pengobatan tradisional di Desa Lemahabang Kulon Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon.

7. I Made Purna menganalisis makna multikulturalisme dan pluralisme dalam tradisi bau nyale pada etnik Sasak.

8. Hary Ganjar Budiman membedah hubungan sipil-militer dalam muatan ideologis yang terdapat dalam serial televise Patriot.

9. Agus Heryana menganalisis hubungan antara ajaran dan gerak Ameng Timbangan di Jawa Barat.