PAJAAQ UNGKAPAN KEARIFAN LOKAL DAYAK TAYOOI DAN BENUAQ

Pengarang: 

KORRIE LAYUN RAMPAN

Penerbit: 

BAPPEDA KUTAI BARAT

Tahun Terbit: 

2014

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Timur
Rak: 

UTR - 398 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-602-300-105-7

Jumlah Halaman: 
282

Ribuan pajaaq yang dikumpulkan didalam buku ini meruoakan gabungan antara pajaaq bahasa Tonyooi dan Benuaq. Kedua suku ini memiliki sejumlah pajaaq yang berakar dari pengertian dan pemahaman yang berimbang dan selaras. Mengumpulkan sejumlah pajaaq yang terdapat didalam buku ini didapat dari beberapa teman, tokoh masyarakat, sejumlah petinggi dan kepala adat untuk mendapatkan pajaaq-pajaaq yang bersifat tradisional dan modern. Arti pajaaq sangat banyak dan beragam, dapat ditafsirkan sesuai dengan konteksnya. Jadi pemakai dapat melakukan tafsir sendiri-sendiri sesuai dengan tujuan pajaaq yang dimaskud. Dalam bahasa Indonesia pajaaq atau perbasaaq yang dalam bahasa Indonesia disebut peribahasa, dalam bahasa Inggris disebut proverb, dan dalam bahasa latin disebut proverbia merupakan buah budi daya masyarakat zamannya. Dengan realitas yang ada didalam masyarakat Tonyooi dan Benuaq, pajaaq dapat dipilah asal-usulnya dari masyarakat pendukungnya. Pajaaq dari lingkungan kedua masyarakat tersebut lahir dari kalangan petani, pendongeng, rumah tangga, mantiiq pemangku adat istiadat, pemelietn, pedagangan dan nelayan. Adapun salah satu contoh pajaaq yaitu pajaaq dari lingkungan petani yaitu Kiaaq ngaraakng botuk umaaq uluutn (seperti menari di lading orang). Artinya Pemilik lading mendapatkan hasil, si penari melakukan pekerjaan sia-sia, tidak pada tempatnya. Dan masih banyak lagi contoh lainnya yang ditampilkan dalam buku ini.