NADITIRA WIDYA BULETIN ARKEOLOGI VOL. 11 NO. 1 APRIL 2017

Pengarang: 

TIM PENYUSUN

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI KALIMANTAN SELATAN

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

051 (050-059)

ISSN/ISBN: 

1410-0932

Jumlah Halaman: 
78

Peralatan dan sumber daya alam yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia pastilah dipilih karena fungsional dan mudah dipahami. Pilihan itu mengemuka karena pada dasarnya manusia ingin tetap survive dengan berbagai dukungan dan sumber daya yang ada di sekitarnya. Tampaknya alasan inilah yang mendasari pilihan-pilihan manusia masa lalu dalam mengarungi kehidupannya yang kemudian jejaknya dikaji para arkeolog yang dituliskan dalam Jurnal Naditira Widya Volume 11 Nomor  1, April 2017. Jurnal Naditira Widya Vol. 11 No. 1 April 2017 ini, memuat 5 (lima) artikel. Adapun 5 (lima) artikel tersebut meliputi :

  1. Indah Asikin Nurani, menegaskan hasil penelitiannya bahwa okupasi manusia kala pleistosen – awal holosen di kawasan Gunung Kidul didukung oleh melimpahnya sumber bahan, yaitu batu
  2. Berkaitan dengan peralatan-peralatan ritual di candi, Eka Asih Putrina Taim menyebutkan adanya variasi bentuk seperti gagang gayung emas, bulir-bulir kerincing (diduga merupakan bagian dari kerincing untuk alat upacara), lembaran emas, dan kawat emas bagian dari bentuk hiasan bunga padma pada puncak penghias payung upacara.
  3. Masih berkaitan dengan sarana untuk aktivitas ritual, Sondang M. Siregar, M. Edi Armanto, dan L.R. Retno Susanti menyebutkan bahwa manusia pendukung Candi Tingkip, Lesung Batu, dan Bingin Jungut menempatkan bangunan candi pada lahan yang berdekatan dengan sumber air, mendirikan bangunan candi di atas tanah lempung dan memilih lokasi candi yang menyediakan material bangunan candi
  4. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang membahas mengenai material budaya, Churmatin Nasoichah memilih bahasan mengenai latar belakang penulisan prasasti di makam Batak kuno pendiri huta/kampung yang bernama Raja Soritaon
  5. Pembahasan situs yang lebih luas dilakukan oleh Nia Marniati Etie Fajari, yaitu mengenai karakteristik situs berdasarkan lokasinya