MENGURAI PERTIKAIAN ETNIS MIGRASI SWAKARSA ETNIS MADURA KE KALIMANTAN BARAT

Pengarang: 

PROF. DR. HENDRO SUROYO SUDAGU

Penerbit: 

INSTITUT STUDI ARUS INFORMASI (ISAI) DENGAN YAYAS

Tahun Terbit: 

2001

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L8.3(PRSTW

MENGURAI PERTIKAIAN ETNIS MIGRASI SWAKARSA ETNIS MADURA KE KALIMANTAN BARAT

Terjadinya migrasi swakarsa orang Madura ke Kalimantan Barat dilakukan dengan alasan : Migrasi atau transmigrasi swakarsa merupakan migrasi pola ideal karena digerakkan, dilaksankandan dibiayai oleh para migran sendiri; Migrasi swakarsa orang Madura ini bergerak dari daerah yang padat penduduk dan dijadikan daerah asal transmigrasi oleh pemerintah; Mereka mempunyai kemudahan sarana angkutan laut; Berkaitan dengan masalah yang lebih besar ialah apabila migrasi swakarsa orang Madura ini dapat digalakkan, akan dapat menunjang pelaksanaan transmigrasi umum; Daerah Kalimantan Barat, terutama pantainya, merupakan daerah pertemuan kebudayaan berbagai suku bangsa Indonesia. Pemukiman orang Madura di Kalimantan Barat umumnya mengelompok, baik di kota-kota maupun di pedesaan. Selain itu masyarakat madura memiliki kebiasaan berkelahi yang di sebut carok. Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya migrasi swakarsa orang Madura ke Kalimantan Barat yaitu : Faktor kesulitan hidup, Faktor sifat wirausaha, Faktor solidaritas sosial, Faktor mobilitas, Faktor kesempatan kerja. Hubungan antara orang Madura dan Melayu dapat terjalin sangat erat dan mesra karena sifat orang Melayu yang tenang dan penuh toleransi sedangkan kalau dengan orang Dayak masih di warnai sikap prasangka, persaingan dan bahkan konflik fisik.