JEPEN TARI TRADISIONAL SUKU KUTAI KALIMANTAN TIMUR

Pengarang: 

Dr. H. HASYIM, M.Pd

Penerbit: 

CV. JENDELA SASTRA INDONESIA PRESS

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Timur
Rak: 

RKE-793.3 (700-799)

ISSN/ISBN: 

978-623-7335-00-9

Jumlah Halaman: 
120

Tari Jepen adalah salah satu tarian tarian tradisional dari Suku Kutai Kalimantan Timur yang banyak dipengaruhi dari kebudayaan Melayu dan Budaya Islam. Tarian ini merupakan salah satu tarian yang mempresentasikan kebudayaan Melayu yang dinamis, atraktif, energik, dan bersahaja. Pada dasarnya gerakan dalam tarian ini sangat kental akan nuansa Melayu, yang gerakannya sama dengan tarian berasal dari masyarakat Melayu yang ada di Indonesia seperti Tari Zapin, Tari Dana dan Tari Bedana. Secara genre, Tari Jepen dapat dikelompokkan menjadi Jepen Bahari/Lawas dan Jepen Kreasi. Dalam pertunjukkannya, penari menari dengan balutan busana perpaduan khas Melayu yang kental akan nuansa Islami dan campuran busana khas Indonesia. Dengan tata rias yang minimalis, namun penari tetap terlihat santun dan bersahaja. Saat menari, penari juga dilengkapi dengan selendang sebagai properti menari lainnya. Pada Tari Jepen ini, diiringi dengan musik Tingkilan. Musik Tingkilan merupakan salah satu seni musik khas Kutai. Ada beberapa alat musik yang digunakan yaitu gambus, ketipung, kendang dan juga biola. Selain itu juga diiringi dengan nyanyian yang disebut dengan bertingkilan yang berarti bersahut-sahutan. Nyanyian ini biasanya dibawakan oleh dua orang penyanyi yang saling bersahutan dengan menyanyikan syair-syair yang berisi petuah atau pesan moral. Tarian Jepen ini bisa ditemukan di berbagai acara budaya seperti pernikahan, penyambutan tamu, dan lain-lain.