EKSPLORASI ETHNOHISTORY LUUQ KERAI – LINGGANG  Ethnografi Microstoria Etnik Rentenuukng – Linggang di Kabupaten Kutai Barat

Pengarang: 

THEODORUS DEDY, DKK

Penerbit: 

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KAB. KUTAI BARAT

Tahun Terbit: 

2009

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Timur
Rak: 

SUA - 959.8

ISSN/ISBN: 

2009

Jumlah Halaman: 
262

Terdapat dua pemikiran besar berkaitan dengan muasal orang rentenuukng. Pendapat pertama mengatakan bahwa orang rentenuukng adalah keturunan sengkereaq.   Orang rentenuukng yang keturunan sengkereaq inilah yang awalnya bermukim di sekitar Engkalaakng yang bermigrasi kesekian banyak tempat disepanjang sungai Mahakam, yang pada akhirnya kembali ke wilayang linggang. Pendapat kedua menyebutkan bahwa orang rentenuukng merupakan pecahan dari kelompok etnik lain yang mencari tempat hunian baru, dan akhirnya menemukan dan bermukim di wilayah linggang. Luuq Kerai dan luuq kerai adalah pusat yang menjadi simbol kekuasaan dan kebudayaan orang rentenuukng. Pada luuq utama inilah mantiiq orang rentunuukng tinggal  dan mempengaruhi perkembangan hunian kelompok yang lebih kecil yang disebut lubuung. Luuq kerai bukan mitologi, namun ini sejarah nyata orang rentunuukng. Pasca luuq kerai, kembali didiirkan luuq baru yang dinamakan luuq beguukng. Luuq ini menjadi sejarah akhir orang rentenuukng hidup dalam pola tinggal berkelompok dalam satu rumah panjang.