BERKALA ARKEOLOGI VOL. 37 NO. 2 NOVEMBER 2017

Pengarang: 

SOFWAN NOERWIDI, NURHADI RANGKUTI, SUGENG RIYANTO, ASHWIN PRAYUDI DAN RUSYAD SURIYANTO, LAILA ABDUL JALIL, MUHAMMAD CHAWARI

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI DI. YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Daerah Istimewa Yogyakarta
Rak: 

051 (050-059)

ISSN/ISBN: 

0216 - 1419

Jumlah Halaman: 
111

Berkala Arkeologi Vol. 37 2017 ini memuat 6 (enam) artikel dari berbagai peneliti dan praktisi, meliputi Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta, Laboratorium Bioantropologi dan Paleoantropologi UGM, dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Ternate. Artikel yang dimuat dalam Vol. 37, Edisi November 2017 ini  memiliki tema beragam yang merepresentasikan hasil penelitian arkeologi dari berbagai kurun periodisasi (mulai dari prasejarah, klasik hingga Islam) dan berbagai situs. Lokasi penelitian yang diangkat dalam artikel edisi ini umumnya adalah situs-situs arkeologi yang berada di Pulau Jawa, namun ada juga tulisan yang merupakan hasil tulisan yang merupakan hasil penelitian dari Pulau Sumatera dan Pulau Ternate. Adapun ke-6 artikel yang disajikan dalam edisi kali ini meliputi :

  1. Sofwan Noerwidi. Artikel tersebut berjudul “Globalisasi, Pelayaran-Perdagangan dan Diversitas Populasi :  Studi Sisa Manusia Situs Leran, Rembang, Jawa Tengah”. Artikel ini mencoba melihat globalisasi dari perspektif arkeologi dengan memahami proses globalisasi yang berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan maritim melalui data arkeologis, berupa sisa rangka manusia dari Leran, Rembang, Jawa Tengah.
  2. Nurhadi Rangkuti, berjudul “Teluk Cengal :  Lokasi Pelabuihan Sriwijaya”. Tulisan ini berusaha mengidentifikasi salah satu kawasan situs di pantai tenggara Sumatera yang diperkirakan sebagai permukiman dan Bandar pelabuhan masa Sriwijaya.
  3. Sugeng Riyanto, dengan artikel berjudul “Situs Liangan Dalam Bingkai Sejarah Mataram Kuno”. Permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah konteks kesejarahan situs Liangan.
  4. Aswin Prayudi dan Rusyad Adi Suriyanto, artikel yang berjudul “Penyakit Masa Lampau Pada Penduduk Caruban Masa Klasik-Islam :  Suatu Tinjauan Paleopatologi”, ini mencoba untuk menguraikan penyakit yang diderita oleh masyarakat Caruban (Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah) pada sekitar abad 14-17 M atau pada masa peralihan pengaruh budaya klasik ke pengaruh budaya Islam.
  5. Muhammad Chawari, mengangkat tulisan yang berjudul “Data Baru Tentang Kampung Kauman Yogyakarta :  Studi Berdasarkan Temuan Artefaktual”. Ini  mencoba memaparkan sumbangan data baru berupa temuan artefaktual untuk menggambarkan kehidupan sosial masyarakat Kampung Kauman pada masa lalu.
  6. Laila Abdul Jalil, mengangkat judul tulisan “Nisan Kuno di Jailolo :  Bukti Perkembangan Islam Abad Ke-18 di Maluku Utara”. Ia mencoba mengungkapkan temuan nisan-nisan yang ada di wilayah Jailolo, Ternate dan kemudian memperbandingkan dengan temuan nisan yang ada di Aceh.