BERITA PENELITIAN ARKEOLOGI VOL. 11 TAHUN 2017

Pengarang: 

IMAM HINDARTO, EKO HERWANTO, ULCE OKTRIVIA

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI KALIMANTAN SELATAN

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

051 (050-059)

ISSN/ISBN: 

1410-3443

Jumlah Halaman: 
38

Penelitian arkeologi di Kepulauan Maya-Karimata telah menghasilkan beberapa jenis artefak arkeologi. Analisis terhadap variabilitas dari artefak tersebut menunjukkan bahwa terdapat beberapa subhimpunan, antara lain artefak wadah, perlengkapan ritus, persenjataan, bekas hunian, dan sumber tekstual.  Artefak wadah terdiri atas wadah berbahan tanah liat (earthenware), batuan (stoneware) dan porselin.  Bentuknya juga bermacam-macam, diantaranya piring, mangkuk, guci, pasu. Keberadaan artefak arkeologi yang ditemukan di beberapa tempat di Kepulauan Maya-Karimata memiliki kontekstual dengan keberadaan sumber mata air tawar. Pada konteks pelayaran dan perdagangan, Kepulauan Maya-Karimata mempunyai peranan yang cukup strategis. Beberapa peranan yang terepresentasi dari artefak arkeologi dan informasi sejarah diantaranya (a) pemukiman pengumpul komoditas lokal; (b) pendukung kebutuhan logistik dan navigasi pelayaran; (c) kawasan penyebaran sistem kepercayaan, dan (d) lokasi pertahanan. Masing-masing peranan tersebut saling terkait dari satu peranan dengan peranan yang lain. Menilik dari peranan dari Kepulauan Maya-Karimata tersebut dapat diasumsikan bahwa kepulauan ini memiliki geostategis dan geomaritim yang mampu mendukung perkembangan budaya di Nusantara. Lokasi kepulauan ini memiliki nilai stategis sebagai jalur pelayaran, perdagangan sekaligus pintu akses dalam berkembangnya budaya dari luar yang masuk ke Nusantara.