BEBERAPA BENTENG BELANDA DI JAWA TENGAH

Pengarang: 

NOVIDA ABBAS

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI D.I YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2018

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

INV - 930 (930-939)

ISSN/ISBN: 

978-602-19675-4-6

Jumlah Halaman: 
47

Tinggalan arkeologi berupa benteng Belanda yang pernah eksis di masa lalu di berbagai daerah di Jawa Tengah jumlahnya cukup besar, meskipun banyak diantaranya yang telah dihancurkan dan diganti dengan bangunan baru. Dalam buku ini akan diuraikan sejumlah benteng yang didirikan oleh belanda di berbagai tempat di Jawa Tengah. Sebagian diantaranya saat ini tidak dapat dilihat lagi, baik karena telah dihancurkan ataupun telah berganti bentuk karena pergantian fungsi bangunan. Benteng-benteng di Jawa Tengah tersebut didirikan antara abad ke-17 hingga abad ke-19 dan secara keseluruhan berjumlah 19 buah benteng. Jumlah ini sebenarnya belum mencakup keseluruhan benteng Belanda yang pernah didirikan di Jawa Tengah. Yang dipaparkan di buku ini hanya benteng-benteng yang sumber sejarah atauoun data arkeologinya telah ditemukan. Adapun benteng-benteng tersebut meliputi Benteng Tegal, Benteng Pekalongan, Benteng Goed Begin (Demak), Benteng Jepara, Benteng de Vijfhoek (Semarang), Benteng Kota Semarang, Benteng Prins Oranje (Semarang), Benteng Rembang, Benteng Juwana, Benteng Willem II (Ungaran), Benteng Willem I (Ambarawa), Benteng Herstelling (Salatiga), Benteng Veldewachter (Boyolali), Benteng Vastenburg (Surakarta), Benteng Engelenburg (Klaten), Benteng Kartasura, Benteng Cochius (Gombong), Benteng Pendem (Cilacap), Benteng Karangbolong (Nusa Kambangan, Cilacap).