Patcri Nenas, Kuliner Kalbar

Provinsi: 
Kalimantan Barat

Patcri Nenas, adalah kulier khas dari Kalimantan Barat, berasal dari Kabupaten Sambas. Makanan ini adalah sejenis sayur/pelengkap makan nasi, berbahan dasar dari buah nanas yang diberi santan kental.

Kuliner kalbar

Bahan Utama:

1. Nanas 3 buah (ukuran besar)

2.Santan kental 1 liter

3. Minyak makan

Bumbu:

Bahan bumbu terbagi atas 2, yaitu bumbu yang ditumbuk/dihaluskan dan bumbu yang digongseng.

a. Bahan bumbu yang dihaluskan: cabai kering ½ ons, cengkeh 6 butir, kayu ,manis 4 cm/secukupnya.

b. Bumbu yang digongseng: ketumbar 3 sendok makan, adas manis 1 sendok teh, pala ¼ sendok teh, kemiri 5 butir, lengkuas 3 batang, kunyit secukupnya dan serai 3 batang.

 

Cara mengolah:

Bahan utamanya yaitu nenas dikupas dan dibersihkan kemudian dibelah menjadi 2 dan diirs tipis-tipis kira-kira 1,5 cm dan disishkan. Bahan bumbu yang dihaluskan ditumbuk sampai halus dan disisihkan.

Bahan bumbu yang akan digongseng dibersihkan. Sementara itu lengkuas, kunyit dan serai diiri tipis-tipis. Setelah semuanya siap lalu digoreng hingga matang, sampai semuanya mengelaurkan aroma dan kekuing-kuningan.

Selanjutnya, masukkan santan kental, tunggu sampai mendidih. Jika diinginkan bisa diberi gula merah secukupnya dan bumbu penyedap. Setelah santan mendidih lalu masukkan nenas yang telah diiris tipis tersebut. Biarkan kurang lebih sampai 30 menit, agar nenasnya matang, dan bumbunya menyerap ke dalam nenas. Setelah nenas Nampak kecoklatan baru diangkat dan didinginkan.

Cara memasak: dimasak dengan api di atas kompor, dengan menggunakan wajan atau panci, direbus dengan bumbu dan santan hingga matang. Angkat dan hidangkan sebagai lauk.

Cara penyajian: Setelah patcri nenas diangkat dan didinginkan, maka dapat dihidangkan sebagai tambahan lauk-pauk makanan utama. Patcri nenas akan semakin enak, jika dimalamkan dan dipanaskan berulang, karena bumbu dan nenas serta santannya akan lebih menyatu dan menyerap lebih sempurna.

Cara makan: dimakan sebagai pendamping makan nasi, bisa berfungsi sebagai lauk pauk.

Fungsi (sehari-hari, pengobatan, upacara): makanan sehari-hari

 

Sumber data: Asmara, U. Husna. 1997. “Aneka Resep Masakan Khas Kalbar”. Pontianak: Penerbit Romeo Grafika.

Penginput data: Neni Puji Nur Rahmawati