Masakan Darca, Kuliner Kalbar

Provinsi: 
Kalimantan Barat

Masakan Darca, adalah nama kuliner khas Kalimantan Barat, yang merupakan sejenis makanan untuk pelengkap makan nasi/sebagai lauk-pauk, masakan darca ini dibuat dari bahan daging, kacang hijau dan berbagai sayuran, Adapun bahan-bahan selengkapnya adalah sebagai berikut:

Kuliner Kalbar

 

Bahan:

Untuk memasak masakan Darca diperlukan bahan-bahan sebagai berikut:

1. Jenis rempah-rempah di antaranya: pala 1 buah, ketmbar I ons, kayu manis 2 potong, cengkeh 10 biji, jintan hitam 1 sendok makan, adas manis 1 sendok makan.

2. Bawang puth 2 siung

3. Cabai kering ¼ ons

4. Jahe 2 ruas jari

Bahan tambahan lainnya:

1. Kacang hijau

2. Daging sapi/kambing 0,5 kg

3. Kentang 1½ kg

4. Kol ½ kg

5. Buncis ½ kg

6. Terong ½ kg

7. Garam secukupnya

8. Vetsin secukupnya

9. Gula pasir secukupnya

10. Kelapa parut ½ kg

11. Minyak kelapa ½ kg.

 

Cara mengolah:

1. Rempah-rempah cukup digiling atau ditumbuk halus.

2. Setelah ditumbuk halus terus digoreng sampai ada bau aromanya.

3. Daging direbus sekitar 20 menit dan terasa empuk.

4. Kacang hijau direbus sekitar 20 menit dan terasa empuk

5. Untuk merebus daging dan kacang hijau dipergunakan sari pati kelapa yang telah tersedia (½ kg).

6. Setelah terlihat empuk daging dan kacang hijaunya, baru masukkan kentang sekitar 5 menit .

7.Masukkan lagi rempah-rempah yang telah digiling atau ditumbuk (dimasak).

8. Selanjutnya masukkan bahan-bahan lainnya seperti: kol, buncis, terong, sekitar 5 menit.

9. Masukkan garam, gula pasir, vetsin secukupnya sebagai bahan tambahan sekitar 2 ons bawang merah dikupas dan diiris-iris kemudian digoreng sampai tercium bau aromanya, lalu angkat untuk persediaan selanjutnya.

 

Cara memasak: dimasak di atas api dengan menggunakan panci atau wajan, ada yang digoreng dan ada yang direbus.

Cara penyajian: Agar hidangan kita menarik sediakanlah piring atau mangkok yang cembung, masukkan masakan Darca secukupnya, kemudian taburkan bawang merah yang telah digoreng secukupnya.

Cara makan: dimakan sebagai pelengkap makan nasi.

Fungsi (sehari-hari, pengobatan, upacara): sehari-hari

 

Sumber data: Asmara, U. Husna. 1997. “Aneka Resep Masakan Khas Kalbar”. Pontianak: Penerbit Romeo Grafika.

Penginput data: Neni Puji Nur Rahmawati