Katalog Buku Daerah Istimewa Yogyakarta

Menampilkan 1 - 16 dari 248
  • BERITA PENELITIAN ARKEOLOGI NO. 31

    Bentuk dan karakter Situs Semarum dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, yaitu berada di dataran rendah dengan sisi utara dibatasi oleh Gunung Bale dan di sisi dibatasi oleh Sungai Ngasinan.

  • BERITA PENELITIAN ARKEOLOGI NO. 32

    Etnis Arab di beberapa kota di Jawa rata-rata menempati satu lokasi atau kota yang letaknya strategis untuk kepentingan usaha dagang mereka terutama untuk bongkar muat serta keluar masuk barang untuk didistribusikan ke kota-kota lain di Jawa.

  • SOSIOLOGI SUATU PENGANTAR

    Buku sosiologi suatu pengantar ini merupakan edisi baru keempat karangan Soerjono Soekanto.

  • SISTEM PENGOBATAN TRADISIONAL DALAM SERAT PRIMBON JAMPI JAWI

    Serat Primbon Jampi Jawi memberikan gambaran keadaan masyarakat tentang obat dan pengobatan pada waktu lampau. Dalam serat ini menguraikan bahan-bahan yang digunakan untuk mengobati penyakit tertentu dengan disertai cara pengolahan dan cara pengobatannya.

  • KAJIAN FIGUR KEPEMIMPINAN DALAM NASKAH KUNA SERAT PAMBEKANIPUN PARA NATA BINATHARA

    Naskah Serat Pambekanipun Para Nata Binathara 44 berisi uraian  mengenai model-model kebijakan kepemimpinan dari 66 orang raja.

  • JANTRA JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA VOL. 12 NO. 1 JUNI 2017

    Jurnal Jantra Volume 12 Nomor  1, Juni 2017 ini memuat 8 (delapan) artikel dibawah tema “Peran Media Sosial dalam Pelestarian Budaya Daerah” dipandang penting karena pada era digitalisasi ini media sosial dapat dimanfaatkan sebagai media pelestarian budaya daerah ya

  • DARI DAN UNTUK MANGKUNAGARAN : MOSAIK-MOSAIK KEHIDUPAN SUYATI TARWO SUMOSUTARGIO SEBAGAI PENARI ISTANA

    Suyati Tarwo Sumosutargio merupakan pejuang seni terutama tari tradisi, sejak berusia sepuluh tahun pada masa Mangkunagara VII beliau mulai belajar menekuni tari di Pura Mangkunagaran.

  • GUIDE BOOK OF PERJUANGAN MUSEUM

    Yogyakarta is known as the city of struggle because of its role in pioneering, gaining and defending the independence. Many important historical events took place in Yogyakarta.

  • JANTRA VOL 12 NO 2 DESEMBER 2017

    Jantra vol 12 no 2 memuat 10 artikel dengan tema: "Peran Tokoh Masyarakat dalam Pembangunan Karakter". Adapun ke sepuluh artikel ini adalah: 
      1. Guru dan Penguatan Pendidikan Karakter: Implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (Studi Kasus di SMAN 3 Jember) oleh Aryni Ayu W.

  • PATRAWIDYA VOL 18 NO 2 AGUSTUS 2017

    Patrawidya volume 18 no 2 Agustus 2017 memuat 8 artikel yang terangkum dalam rumpun kajian tentang sejarah dan budaya. Artikel pertama dari Tatik Harpawati memuat tentang fungsi ritual Ruwatan Lakon Sudhamala yang mengalami pergeseran.

  • PATRAWIDYA VOL 18 NO 3 DESEMBER 2017

    Patrawidya volume 18 nomor 3 Desember 2017 memuat 8 artikel yang terangkum dalam rumpun kajian tentang sejarah dan budaya.

  • MELAWAN ARUS MEMBACA NARASI BARU SEJARAH INDONESIA

    Buku ini adalah hasil telaah empat orang scholar terdapat empat trope sejarah yang belakangan ditandingkan dengan trope baru.

  • HISTORIOGRAFI INDONESIA RAGAM DAN TANTANGANNYA

    Buku ini merupakan hasil refleksi lima orang scholar atas beberapa jenis historiografi yang dikerjakan para sejarawan Indonesia. Adapun kelima orang scholar tersebut meliputi : (1) Dana Listiana menelaah tentang historiografi kawasan Kalimantan.

  • TRANSPORTASI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DARI MASA KE MASA

    Kehadiran Belanda di bekas Kerajaan Mataram tidak hanya sebagai pengawal keamanan tetapi berkembang menjadi lembaga, badan usaha perdagangan dan akhirnya berhak membuka berbagai usaha didarat, di pelabuhan dan mendirikan lapangan terbang.

  • BIOGRAFI WIDAYAT DJIANG  SEBUAH SKETSA KEHIDUPAN DALANG PERANAKAN TIONGHOA

    Widayat Djiang sebagai seniman dalang berpegang teguh pada konsep pedalangan tradisi gaya Surakarta, pakeliran yang disajikan tetap berpola pada pakeliran konvensional gaya Surakarta.

  • BIOGRAFI TOKOH SENI

    Dalam buku Biografi Tokoh Seni ini ada dua judul penelitian yang ditampilkan, yaitu (1) "Temu Sang Pelestari Seni Gandrung" oleh Dwi Ratna Nurhajarini. Tari gandrung merupakan salah satu aset kesenian tradisional yang dimiliki bangsa Indonesia dan menjadi ikonnya Banyuwangi.