Katalog Buku Sulawesi Selatan

Menampilkan 1 - 16 dari 123
  • ANTARA BEKERJA DAN SEKOLAH KASUS ANAK-ANAK DI TPI PAOTERE MAKASSAR

    Pekerja anak di tempat pelelangan ikan paotere berasal dari berbagai jenis latar belakang keluarga. Tetapi umumnya dari keluarga yang tidak mampu, sehingga upah kerja mereka digunakan untuk  membantu kebutuhan keluarganya.

  • DINAMIKA PAKAIAN ADAT MANDAR

    Suku Mandar merupakan salah satu suku bangsa yang ada di Sulawesi dan cukup dikenal dengan hasil tenunannya berupa sarung Mandar yang merupakan bagian dari pakaian adat Mandar.

  • BUDAYA SPIRITUAL MAKAM DATUK SULAEMAN DI KABUPATEN LUWU UTARA

    Buku Budaya Spiritual Makam Datuk Sulaeman di Kabupaten Luwu Utara ini, selain membahas mengenai sejarah singkat Datuk Sulaeman dan makamnya, juga memaparkan bagaimana persepsi masyarakat sekitar terhadap Makam Datuk Sulaeman.

  • EMPAT PERISTIWA SEJARAH PENTING DI SULAWESI SELATAN

    Tulisan ini diberi judul empat peristiwa sejarah penting di Sulawesi Selatan.

  • JURNAL PANGADERENG VOL.3 NO.2, DESEMBER 2017

    Jurnal Pangadereng merupakan jurnal yang bertujuan untuk menyebarluaskan informasi sosial dan budaya. Jurnal ini memuat hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti/calon peneliti, akademisi, mahasiswa dan pemerhati yang berkaitan dengan ilmu sosial dan humaniora.

  • WALASUJI, JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA VOL. 8 NO. 2, DESEMBER 2017

    Jurnal Walasuji edisi kedelapan Volume 8 Nomor 2, Desember 2017 ini, memuat 15 (lima belas) tulisan dengan substansi sejarah dan budaya. Adapun 15 (lima belas) tulisan tersebut, meliputi :

  • ARSITEKTUR TRADISIONAL MASYARAKAT ADAT KAJANG

    Arsitektur tradisional masyarakat adat Kajang terdiri atas dua bentuk bangunan, yaitu bangunan tempat tinggal yang disebut bola dan bangunan tempat pertemuan yang disebut bola pabboroang ada’.  Keduanya memiliki bentuk yang sama, yaitu berbentuk panggung.

  • ISTANA BALLA LOMPOA SULAWESI SELATAN

    Balla Lompoa merupakan rumah adat Bugis-Makassar yang berbentuk rumah panggung. Letaknya di tengah kota Sungguminasa dalam kompleks Lapangan Bungaya di Jalan Sultan Hasanuddin No. 48 Sungguminasa, Kab. Gowa. Bangunan Istana Balla Lompoa terdiri atas tiga bagian.

  • TARI PA'GELLU'

    Pa’gellu’ berasal dari bahsa Toraja yang diartikan sebagai menari dengan riang gembira sambil menggerakkan tangan dan badan bergoyang dengan gemulai. Konsep tarian ini adalah hiburan dan bersifat rekreatif, biasanya dilakukan untuk menyambut tamu terhormat.

  • PANGADERENG VOL. 2 NO. 1 JUNI 2016

    Jurnal Pangadereng Volume 2 Nomor  1, Juni  2016 ini memuat 11 (sebelas) tulisan dengan substansi ilmu sosial dan humaniora yang ditulis oleh Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri Sorong, Dosen Fisipol Universitas Hasanuddin Makassar dan para peneliti BPNB Su

  • PANGADERENG VOLUME 3 NOMOR 1, JUNI 2017 

    Jurnal Pangadereng Volume 3 Nomor  1, Juni  2017 ini memuat 15 (lima belas) tulisan dengan substansi ilmu sosial dan humaniora. Adapun 15 (lima belas) tulisan yang tercantum didalam Jurnal Pangadereng ini meliputi :

  • WALASUJI (JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA) VOLUME 7 NOMOR 2 2016

    Jurnal walasuji edisi ketujuh volume 7 nomor 2, Desember 2016, memuat dua puluh tulisan dengan substansi sejarah dan budaya. Mahmud Tang, judul tulisan "Mekanisme Sekuritas Sosial pada Komunitas Nelayan di Pulau-Pulau Kecil dan Pesisir Pantai Sulawesi Selatan".

  • WALASUJI (JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA) VOLUME 8 NOMOR 1 JUNI 2017

    Jurnal Walasuji edisi kedelapan volume 8 nomor 1, Juni 2017, memuat lima belas tulisan dengan substansi sejarah dan budaya.

  • TRANSLITERASI DAN TERJEMAHAN NASKAH KUNO BUGIS AKBARUL QIAMATI

    Naskah kuno lontarak  “Akbarul Qiyamati” menurut kajian filologi adalah termasuk jenis sastra keagamaan yang lazim disebut sastra kitab.

  • WALASUJI VOLUME 6 NOMOR 2 DESEMBER 2015

    Jurnal Walasuji edisi keenam Volume 6 Nomor 2 Desember 2015 ini memuat 19 (sembilan belas) tulisan dengan substansi sejarah dan budaya. Penulis tersebut dari berbagai instansi.

  • MACCERA' TASI' SEBAGAI RITUL NELAYAN DI LUWU

    Upacara Maccera' Tasi' bukan sekedar ritual atau pesta rakyat, namun mengandung nilai-nilai yang masih perlu dipertahankan oleh masyarakat pendukungnya, khususnya bagi masyarakat nelayan.