Alat Musik Tong

Provinsi: 
Kalimantan Timur

Tong, adalah nama sebuah alat musik tradisional yang berasal dari  Kalimantan Timur. Fungsi alat musik ini digunakan sebagai hiburan pada waktu istirahat kerja di ladang

alat musik tradisonal kaltim

Sejarah:

Menurut mitos yang masih dipercaya oleh sebagian masyarakat Punan di Mentarang, bahwa tong merupakan jelmaan dari lidah seekor biawak sehingga bentuk tong dibuat mirip dengan lidah binatang biawak. Jenis alat music tersebut belum pernah ditemukan di daerah Kalteng, baik di hulu Barito, Kahayan, Katingan dan sekitarnya. Ada kemungkinan bahwa pada jaman dahulu pernah ada alat music tong di daerah tersebut, tetapi sudah tidak diminati oleh masyarakat dan akhirnya hilang dengan sendirinya. Jenis alat music ini juga dikenal di daerah Cina yang dinamakan kouxian. Masyarakat Cina dan Mongol biasa memainkannya dengan mengkombinasikan dengan seni vocal homi dengan melodi yang sangat indah, bahkan bagi pemain yang professional bisa memainkan lagu secara sempurna. 

Bahan pembuatan: alat musik tong dibuat dari bambu

Cara memainkan alat musik tong sama dengan karinding Sunda atau jenis lain, yaitu dengan cara dipetik  dan menggunakan mulut sebagai resonator. Nada tong sangat terbatas atau tergantung ketrampilan masing-masing pemain. Beberapa pemain di Kaltim biasanya hanya bisa memainkan tiga sampai empat nada. Untuk menentukan tinggi rendah nada dengan cara menyempitkan rongga mulut untuk nada tinggi dan melebarkan rongga mulut untuk mendapatkan nada rendah.

Sumber data:

Haryanto, 2015. Musik Suku Dayak. Sebuah Catatan Perjalanan di Pedalaman Kalimantan. Yogyakarta: Badan Penerbit ISI.

Penginput data: Neni Puji Nur Rahmawati